Mengetahui Akuntansi Manajemen dan Fungsinya Untuk Perusahaan

Pengertian Akuntansi Manajemen

Akuntansi manajemen adalah suatu proses yang mempersiapkan laporan manajerial dan juga laporan keuangan. Hal ini berguna untuk memberikan informasi keuangan dan statistik yang akurat dan tepat kepada manajer untuk membuat keputusan jangka pendek dan jangka panjang.

proses ini untuk melakukan identifikasi, pengukuran, akumulasi, analisis, penyusunan, interpretasi, dan komunikasi informasi yang digunakan oleh manajemen untuk merencanakan, mengevaluasi, dan pengendalian dalam suatu entitas dan untuk memastikan sesuai dan akuntabilitas penggunaan sumber daya tersebut.

The American Institute of Certified Public Accountants (AICPA) menyatakan bahwa akuntansi manajemen sebagai praktik meluas ke tiga bidang berikut:

  • Manajemen Strategi – Memajukan peran akuntan manajemen sebagai mitra strategis dalam organisasi.
  • Manajemen Kinerja – Mengembangkan praktik pengambilan keputusan bisnis dan mengelola kinerja organisasi.
  • Manajemen Risiko – Berkontribusi untuk membuat kerangka kerja dan praktik untuk mengidentifikasi, mengukur, mengelola dan melaporkan risiko untuk mencapai tujuan organisasi.

Akuntansi manajemen berbeda dengan akuntansi keuangan, akuntansi syariah, akuntansi pemerintah, dan bidang akuntansi manapun Jika pada akuntansi keuangan, informasi atas laporan  ditujukan untuk pihak dalam organisasi (internal) dan terkadang lebih menitikberatkan untuk pihak eksternal. Sedangkan untuk akuntansi manajemen informasi atas laporan yang dibuat ditujukan membantu manajer di dalam organisasi dengan pengambilan keputusan. Jadi bisa diasumsikan akuntansi manajemen adalah hanya dibuat untuk pihak internal dan datanya dirahasiakan dari pihak luar. Laporan yang dikeluarkan oleh akuntansi manajemen tidak memiliki standar penyusunan yang baku

Peran Akuntansi Manajemen Dalam Suatu Perusahaan

 1. Membantu untuk “meramal” masa depan

Akuntansi manajemen membantu berdasarkan data. Hal ini sangat membantu manajer untuk memperkirakan semuanya, terutama saat melakukan  pengambilan keputusan dan menentukan pilihan penting dalam organisasi. Contohnya seperti :  Haruskah perusahaan berinvestasi dalam lebih banyak peralatan operasional?  Haruskah diversifikasi ke pasar yang berbeda? Haruskah membeli perusahaan lain?  Dan sebagainya.

Akuntansi manajemen membantu dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan kritis ini dan meramalkan tren masa depan dalam bisnis. Anda bisa membaca tentang daftar buku-buku terkait Akuntansi terbaik disini.

2. Membantu memilih keputusan “membuat atau membeli”

Mana yang lebih murah, saat mendapatkan produk jadi dari pihak ketiga atau membuatnya sendiri?

Ketersediaan biaya dan produksi adalah faktor penentu dalam pilihan ini. Melalui akuntansi manajemen, data  akan dikembangkan yang akan memungkinkan pengambilan keputusan di tingkat operasional dan strategis.

 

Baca juga: Mempelajari Dasar Akuntansi Untuk Pemula

3. Memprediksi Arus Kas

Memprediksi arus kas dan mengetahui dampak arus kas pada bisnis sangat penting. Berapa biaya yang akan ditanggung perusahaan di masa depan?  Dari mana penerimaannya berasal dan apakah pendapatan akan bertambah atau berkurang di masa depan? Akuntansi manajemen melibatkan perancangan anggaran dan grafik tren. Manajer menggunakan informasi ini untuk memutuskan bagaimana mengalokasikan kas dan sumber daya untuk menghasilkan pertumbuhan pendapatan yang diproyeksikan.

4. Membantu mengetahui realisasi kinerja

Akuntansi manajemen dapat membantu untuk mengetahui realisasi kinerja.  Hal ini untuk mengetahui perbedaan antara apa yang telah direncanakan  dan apa yang sebenarnya telah terealisasi. Akuntansi manajemen menggunakan teknik analisis untuk membantu manajemen membangun varians positif dan melakukan perubahan pada hal negatif dalam kelangsungan bisnis.

Baca juga: Mempelajari KPI , Mengenal Contohnya, dan Penjelasannya

 

5. Menganalisa tingkat pengembalian yang diharapkan

Sebelum memulai proyek yang membutuhkan investasi besar, perusahaan perlu menganalisis tingkat pengembalian yang diharapkan atau Rate of Return (ROR). Misalnya jika diberi dua atau lebih peluang investasi, bagaimana sebaiknya perusahaan memilih yang paling menguntungkan? atau berapa tahun perusahaan akan memberikan profit pada proyek ini? mana yang lebih cepat?

itu semua adalah contoh pertanyaan penting yang dapat dijawab melalui akuntansi manajemen.


 

Akuntansi manajemen menggunakan penetapan biaya berdasarkan aktivitas untuk memutuskan apa yang akan diproduksi, berapa banyak yang dibelanjakan untuk suatu produk, berapa biaya untuk melayani pelanggan,  mana yang lebih menguntungkan dan apa yang pelanggan butuhkan. Mereka menemukan jawaban atas pertanyaan integral ini sehingga manajemen dapat fokus pada memaksimalkan profit. Perlu diketahui juga, jika dalam akuntansi manajemen laporan yang dbuat akuntan lebih ditujukan untuk manajer di masing masing divisi

Informasi yang valid berdasarkan data dalam laporan dan jurnal telah mengubah cara perusahaan beroperasi. Perusahaan tidak lagi dapat mengambil keputusan penting tanpa mempertimbangkan implikasi dan hasil. Mereka dapat menggunakan analisis cerdas dan manajemen akuntansi untuk berinvestasi dengan cerdas. Pada saat yang sama perusahaan mempersiapkan dengan tepat jika ada hal yang mungkin berdampak negatif.

Baca juga: