• Pemasaran Digital

6 Alasan Mengapa Harus Meningkatkan Bisnis Melalui Pemasaran Digital

Dunia pemasaran telah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini didukung dengan semakin berkembangkan teknologi dan perusahan zaman gaya hidup masyarakat. Sehingga memunculkan ruang iklan yang lebih canggih daripada sebelumnya.

Saat ini, sudah banyak industri yang menghargai kreativitas, serta sangat bergantung pada informasi dan hasil dari analisis. Dan ini sangat bagus untuk berkembangan dan kemajuan bisnis.

Sudah saatnya perkembangan bisnis di dukung dengan pemasaran yang lebih canggih dan akurat, yakni melalui pemasaran digital. Dengan pemasaran digital, pelaku bisnis bisa melakukan pemasaran dengan lebih tertarget lagi dibanding pemasaran konvensional.

Berikut adalah 6 alasan mengapa pelaku bisnis saat ini harus lebih senang dan perlu melakukan peningkatan melalui pemasaran digital.

1. Kemudahan dalam Berinovasi

Adanya tools pemasaran digital sekarang ini sangat dibutuhkan kreativitas tinggi dan perlu inovasi sesuai dengan karakteristik bisnis. Dari dulu pemasaran memang sangat identik dengan kreativitas, namun pemasaran digital sekarang ini sudah sangat memudahkan untuk berinovasi.

Sekarang ini cukup berbekal internet dan analytic tools sudah bisa melakukan riset pasar secara detail dan tertarget. Datanya mudah didapatkan dan bisa dijadikan acuan untuk membuat metode pemasaran yang tepat.

Bandingkan saja di zaman dulu atau jika masih menggunakan cara konvensional, pasti akan butuh waktu banyak dan belum lagi data yang didapatkan kadang tidak akurat.

2. Analisis yang Memudahkan bagi Pemasar

Seperti yang sudah sedikit disinggung, bahwa saat ini untuk melakukan analisa pasar bisa dilakukan dengan mudah. Selain itu untuk melihat performa iklan yang sedang kita jalankan juga bisa dilihat secara realtime. Bayangkan di era media cetak dulu ketika masih beriklan di media-media cetak. Anda pasti tidak akan bisa mengukur ROI dengan tepat.

Hasil atau performa iklan yang sudah Anda pasang di koran, tidak bisa dilihat secara realtime. Sehingga tidak akan bisa menyimpulkan dengan pasti apakan iklan tersebut berjalan tepat sasaran atau tidak.

Berbeda dengan sekarang yang bisa melalui pemasaran digital, segala sesuatunya bisa dilakukan dengan mudah, realtime, dan akurat. Anda pun bisa mendapatkan data analisa yang akurat dari pengunjung situs Anda.

3. Sebagai Pelengkap Iklan Konvensional

Meskipun sekarang eranya pemasaran digital, bukan berarti Anda melupakan pemasaran konvensional. Anda tetap bisa menggunakan iklan konvensional seperti di TV, Radio, Media Cetak, dll, dan Anda bisa kolaborasikan dengan pemasaran digital.

Tentu ini akan menjadi kombinasi yang ampuh dan bisa menyasar lebih banyak audience. Bagaimana pun saat ini masih ada kalangan masyarakat yang masih menjadi audience media-media konvensional.

4. Pemasaran Digital dapat Menjangkau Lebih Banyak Orang

Sebelum ada internet, pemasaran yang bisa menjangkau orang banyak adalah iklan di televisi. Sayangnya, tidak semua pelaku bisnis mampu dan mau melakukannya. Salah satu alasannya karena biaya yang tidak sedikit serta sulit menentukan segmen pasar.

Sekarang dengan adanya internet, pemasaran digital bisa dilakukan dengan mudah dan bisa menjangkau banyak orang sesuai dengan yang kita inginkan. Semakin banyak budget iklan, maka semakin banyak orang yang bisa melihat iklan kita.

Apalagi sekarang pengguna smartphone sudah sangat banyak, tentu pemasaran digital akan sangat sesuai dilakukan.

5. Iklan Harian dapat Meningkatkan Brand Awareness

Sekarang ini kalau mau beriklan harian bisa-bisa saja. Budgetnya pun terbilang sangat murah, atau bisa menyesuaikan dengan budget yang kita miliki. Ini artinya dengan bisa melakukan iklan harian, maka akan berpeluang untuk meningkatkan brand awareness.

Karena penonton akan disuguhi iklan yang sama setiap hari melalui berbagai platform yang dimiliki. Dari sisi advertiser ini juga akan sangat efektif, biayanya pun juga tidak sebesar beriklan di media konvensional.

Hargai bisnis Anda dengan strategi dan taktik pemasaran digital yang kohesif.

Baca juga : Perbedaan Antara Marketing & Branding

By |2019-02-02T07:12:49+00:00February 2nd, 2019|Marketing|