Mengenal Bauran Pemasaran Atau Marketing Mix

Sebelum kita mengenal lebih detail tentang bauran pemasaran, kita harus mengerti terlebih dahulu perbedaan antara 4p, 7p dan bahkan 4c. Anda harus memperhatikan gambar di bawah ini untuk memahami apa yang membentuk keseluruhan bauran pemasaran atau marketing mix

marketing mix

Gambar di atas adalah diagram sederhana dari unsur-unsur yang termasuk dalam bauran pemasaran, pada bagian tengah diagram tersebut ada target market atau target pasar, mereka adalah yang akan menggunakan produk atau jasa yang kita buat.

Dalam bisnis, Jika Anda tidak tahu target market atau target pasar dengan cukup baik  maka anda tidak akan menemukan apa yang sebenarnya mereka inginkan. Sama saja melakukan bunuh diri untuk usaha yang telah Anda bangun. Selain itu, Anda akan mendapat banyak keuntungan ketika Anda memiliki pemahaman mendalam tentang konsep-konsep ini. Pahamilah ini sepenuhnya dan Anda akan tahu persis bagaimana memaksimalkan keuntungan pada bisnis Anda yang

Sayangnya, bagi sebagian orang dan para marketing, konsep ini dianggap usang dan mungkin lebih berpikir “semua orang tampaknya tahu apa itu, itu hal kuno” lalu diabaikan sebagai acuan dasar dalam membangun sebuah usaha.

lalu apakah setiap orang sudah memang benar-benar paham dengan hal ini?

Apa itu Bauran Pemasaran?

Definisi bauran pemasaran sebenarnya sederhana. Ini adalah tentang menempatkan produk yang tepat dengan  tempat yang tepat, mempromosikannya dengan tepat, dan pada harga yang tepat. Bagian yang sulit adalah mengatur semua ini dengan baik, karena Anda perlu mengetahui setiap aspek dari rencana bisnis Anda.

Seperti yang kami kemukakan sebelumnya, bauran pemasaran sebagian besar terkait dengan pemasaran 4P, pemasaran layanan 7P, dan teori 4 C yang dikembangkan pada 1990-an.

Berikut adalah prinsip-prinsip yang digunakan dalam penerapan bauran pemasaran yang tepat:

Bauran pemasaran 4P

Pakar pemasaran bernama E. Jerome McCarthy menciptakan teori pemasaran 4P pada  tahun1960-an. teori ini telah digunakan di seluruh dunia.

Pemasaran 4P juga merupakan fondasi ide bauran pemasaran atau marketing mix:

Baca Juga : Mengetahui Lebih Jauh Tentang North Star Metric

 1. Bauran Pemasaran – Product (Produk)

Suatu produk adalah barang yang dibangun atau diproduksi untuk memenuhi kebutuhan sekelompok orang tertentu. Produk dapat berwujud atau tidak berwujud karena dapat berupa barang atau layanan (jasa).

Anda harus memastikan untuk memiliki jenis produk yang tepat yang diminati untuk pasar Anda. Jadi selama fase pengembangan produk, pemasar harus melakukan riset ekstensif tentang siklus hidup produk yang mereka ciptakan.

Marketing juga harus menciptakan bauran produk yang tepat. Secara keseluruhan, pemasar harus bertanya pada diri mereka sendiri

 “Apa yang dapat saya lakukan untuk menawarkan produk yang lebih baik kepada konsumen daripada pesaing saya?”

Dalam mengembangkan produk yang tepat, Anda harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apa yang diinginkan klien dari layanan atau produk?
  • Bagaimana pelanggan akan menggunakannya?
  • Di mana klien akan menggunakannya?
  • Fitur apa yang harus dimiliki produk untuk memenuhi kebutuhan klien?
  • Adakah fitur-fitur penting yang Anda lewatkan?
  • Apakah Anda membuat fitur yang tidak dibutuhkan oleh klien?
  • Apa nama produknya?
  • Apakah ada nama yang menarik?
  • Berapa ukuran atau warna yang tersedia?
  • Bagaimana produk Anda berbeda dari produk pesaing Anda?
  • Seperti apa produk itu?

Baca juga : 8 Universitas dengan jurusan akuntansi terbaik di Indonesia

2. Bauran Pemasaran – Price (Harga)

Harga produk pada dasarnya adalah jumlah yang dibayar pelanggan untuk setiap produk atau jasa yang Anda berikan. Harga adalah komponen yang sangat penting dari definisi bauran pemasaran.

Ini juga merupakan komponen yang sangat penting dari rencana pemasaran karena ini menentukan keuntungan dan kelangsungan hidup perusahaan Anda. Menyesuaikan harga produk memiliki dampak besar pada keseluruhan strategi pemasaran serta sangat mempengaruhi penjualan dan permintaan produk. Ini pada dasarnya,harga adalah area yang sensitif. Jika sebuah perusahaan baru di pasar dan belum membuat nama untuk dirinya sendiri, tidak mungkin target pasar Anda akan bersedia membayar harga tinggi. Meskipun mereka mungkin bersedia di masa depan untuk menyerahkan sejumlah besar uang, namun akan lebih sulit untuk membuat mereka melakukannya selama awal bisnis yang Anda bangun.

Penentuan harga selalu membantu membentuk persepsi produk Anda di mata konsumen. Perlu diingat, bahwa harga  terlalu rendah di mata konsumen biasanya akan dicap sebagai barang bermutu rendah karena mereka membandingkan barang Anda dengan pesaing. Sebaliknya, harga yang terlalu tinggi akan membuat konsumen memiliki ekspektasi yang besar untuk produk Anda, tentunya mereka akan menghargai uang yang mereka keluarkan atas produk Anda, apakah sudah pantas apa yang mereka keluarkan dengan yang mereka dapatkan? Pastikan untuk memeriksa harga pesaing dan harga yang sesuai.

Saat menetapkan harga produk, Anda harus mempertimbangkan nilai yang dipersepsikan untuk setiap produk yang Anda tawarkan.  Ada tiga strategi penetapan harga utama, dan ini adalah:

  1. Penetapan harga pasar
  2. Harga skimming pasar
  3. Harga netral

Berikut adalah beberapa pertanyaan penting yang harus Anda tanyakan pada diri sendiri ketika Anda menetapkan harga produk:

  • Berapa biayanya untuk menghasilkan produk?
  • Apa nilai produk yang dirasakan pelanggan?
  • Apakah Anda berpikir bahwa sedikit penurunan harga dapat secara signifikan meningkatkan pangsa pasar Anda?
  • Dapatkah harga produk saat ini mengikuti harga pesaing produk?

Baca juga : Mengetahui Apa itu Analisis Laporan Keuangan dan Jenisnya

3. Bauran Pemasaran – Place (Tempat)

Penempatan atau distribusi adalah bagian yang sangat penting dari definisi bauran produk. Anda harus memposisikan dan mendistribusikan produk di tempat yang dapat diakses oleh calon pembeli.

Ana harus mempunyai pemahaman mendalam tentang target pasar Anda. Pahami mereka dari dalam dan Anda akan menemukan saluran penentuan posisi dan distribusi yang paling efisien yang langsung berinterakso dengan target pasar Anda.

Ada banyak strategi distribusi, termasuk:

  1. Distribusi intensif
  2. Distribusi eksklusif
  3. Distribusi selektif
  4. Waralaba

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang harus Anda jawab dalam mengembangkan strategi distribusi Anda:

  • Di mana klien Anda mencari layanan atau produk Anda?
  • Toko apa yang bisa dikunjungi oleh calon klien? Apakah mereka berbelanja di mal, di toko batu bata dan semen biasa, di supermarket, atau online?
  • Bagaimana Anda mengakses saluran distribusi yang berbeda?
  • Bagaimana strategi distribusi Anda berbeda dari pesaing Anda?
  • Apakah Anda membutuhkan tenaga penjualan yang kuat?
  • Apakah Anda perlu menghadiri pameran dagang?
  • Apakah Anda perlu menjual di toko online?

Baca juga : Akuntansi Syariah, Pengertian dan Perbedaannya dengan Akuntansi Konvensional

4. Bauran Pemasaran – Promotion (Promo

Promosi adalah komponen pemasaran yang sangat penting karena dapat meningkatkan pengenalan merek dan penjualan. Promosi terdiri dari berbagai elemen seperti:

  1. Organisasi penjualan
  2. Hubungan Masyarakat
  3. Iklan
  4. Promosi penjualan

Iklan biasanya mencakup metode komunikasi berbayar seperti iklan televisi, iklan radio, media cetak, dan iklan internet. Di zaman sekarang, tampaknya ada pergeseran dalam fokus offline ke dunia online.

Word of mouth juga merupakan jenis promosi produk. Promosi dari mulut ke mulut adalah komunikasi informal tentang manfaat produk oleh pelanggan yang puas. Staf penjualan memainkan peran yang sangat penting dalam pemasaran dari mulut ke mulut.

Pemasaran dengan metode Word of mouth juga bisa beredar di internet dan hal ini memiliki potensi untuk menjadi salah satu aset paling berharga yang Anda miliki dalam meningkatkan laba Anda melalui interaksi melalui online.Contohnya aadalah jika Anda memliki berbagai saluran media online yang sedang banyak diminati.

Dalam menciptakan strategi promosi produk yang efektif, Anda perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Bagaimana Anda bisa mengirim pesan pemasaran ke pembeli potensial Anda?
  • Kapan waktu terbaik untuk mempromosikan produk Anda?
  • Apakah Anda akan menjangkau pemirsa dan pembeli potensial Anda melalui iklan televisi?
  • Apakah sebaiknya menggunakan media sosial dalam mempromosikan produk?
  • Apa strategi promosi pesaing Anda?

Kombinasi strategi promosi Anda dan bagaimana Anda melakukan promosi akan bergantung pada anggaran Anda, pesan yang ingin Anda komunikasikan, dan target pasar yang sudah Anda tetapkan dalam langkah sebelumnya.

Baca Juga: Perbedaan Akuntansi Berbasis Akrual dan Akuntansi Berbasis Kas

Bauran pemasaran 7P

Model 7P adalah model pemasaran yang memodifikasi model 4P. Model pemasaran 7P umumnya digunakan dalam industri jasa.

Berikut adalah ekspansi dari 4P ke model pemasaran 7P:

bauran pemasaran

5. Marketing Mix – People (Orang)

People disini adalah penggabungan target pasar dan orang-orang yang terkait langsung dengan bisnis. Penelitian menyeluruh penting untuk mengetahui apakah ada cukup banyak orang dalam pasar yang Anda rencanakan untuk memasarkan jenis produk dan layanan yang Anda buat.

Karyawan perusahaan penting dalam pemasaran karena merekalah yang memberikan layanan tersebut. Penting untuk merekrut dan melatih orang yang tepat untuk memberikan layanan superior kepada klien. Ketika sebuah bisnis menemukan orang-orang yang benar-benar percaya pada produk atau layanan yang diciptakan oleh bisnis tertentu, sangat mungkin bahwa karyawan akan melakukan yang terbaik semampu mereka.

Selain itu, mereka akan lebih terbuka untuk memberikan feedback yang jujur ​​tentang bisnis dan masukan mereka yang dapat meningkatkan skala dan mengembangkan bisnis. Ini adalah rahasia, keunggulan kompetitif “internal” yang dapat dimiliki oleh suatu bisnis dibanding pesaing lain yang dapat mempengaruhi posisi bisnis Anda

Baca juga: Mempelajari KPI , Mengenal Contohnya, dan Penjelasannya

6. Marketing Mix – Process (Proses)

Sistem dan proses organisasi mempengaruhi pelaksanaan layanan. Jadi, Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki proses yang dirancang khusus untuk meminimalkan biaya.

Contohnya Anda bisa terapkan dalam saluran penjualan Anda, sistem pembayaran, sistem distribusi, dan prosedur sistematis lainnya dan langkah-langkah untuk memastikan bisnis yang berjalan efektif.

Trik dan peningkatan dapat datang kemudian untuk “memperketat” bisnis. Meminimalkan biaya pengeluaran dan memaksimalkan keuntungan.

 

7. Marketing mix – Physical Evidence (Pembuktian)

Dalam industri jasa, harus ada pembuktian bahwa layanan itu sudah banyak dipakai, atau mungkin bisa dibilang sebagai testimony dari konsumen yang sudah pernah memakai jasa Anda. Selain itu, pembuktian juga berkaitan dengan bagaimana sebuah bisnis dan produknya dirasakan di pasar. Pembuktian adalah hal yang sangat penting untuk keberadaan dan pendirian bisnis Anda. Konsep ini adalah branding.

Misalnya, ketika Anda memikirkan “makanan cepat saji”, Anda memikirkan McDonalds. Ketika Anda memikirkan olahraga, nama-nama Nike dan Adidas muncul dalam pikiran.

Dalam pikiran Anda, Anda tau persis kehadiran mereka di pasar mereka masing masing, karena mereka umumnya pemimpin pasar dan telah menetapkan pembuktian, baik bukti fisik serta bukti psikologis dalam pemasaran mereka. Mereka telah memamipulasi persepsi konsumen mereka dengan baik sampai pada titik di mana merek mereka muncul lebih dulu ketika seorang individu diminta untuk secara luas “memberi nama merek” di ceruk atau industri mereka. Top of mind.

Baca Juga : Perbedaan manajemen persediaan dan manajemen gudang

Marketing 4C

bauran pemasaran 4C

Model pemasaran 4C dikembangkan oleh Robert F. Lauterborn pada tahun 1990. Ini adalah modifikasi dari model 4P. Ini bukan bagian dasar dari definisi bauran pemasaran, melainkan perpanjangan dari Model pemasaran 4P. Berikut adalah komponen dari model pemasaran ini:

  • Cost (Biaya)
    Menurut Lauterborn, harga bukan satu-satunya biaya yang dikeluarkan saat membeli produk. Kata Hati atau biaya peluang juga merupakan bagian dari biaya kepemilikan produk.
  • Consumer Wants and Needs (Keinginan dan Kebutuhan Konsumen)
    Sebuah perusahaan hanya boleh menjual produk yang memenuhi permintaan konsumen. Jadi, para marketing dan peneliti bisnis harus mempelajari dengan hati-hati keinginan dan kebutuhan konsumen.
  • Communication (Komunikasi)
    Menurut Lauterborn, “promosi” bersifat manipulatif sementara komunikasi adalah “kooperatif”. Pemasar harus bertujuan untuk menciptakan dialog terbuka dengan klien potensial berdasarkan kebutuhan dan keinginan mereka.
  • Convenience (Kenyamanan)
    Produk ini harus tersedia untuk konsumen. Pemasar harus menempatkan produk secara strategis di beberapa titik distribusi yang terlihat.

Apakah Anda menggunakan 4P, 7P, atau 4C atau mungkin kombinasi ketiganya? rencana bauran pemasaran Anda memainkan peran penting. Penting untuk menyusun rencana yang menyeimbangkan laba, kepuasan klien, pengenalan merek, dan ketersediaan produk. Juga sangat penting untuk mempertimbangkan aspek  secara keseluruhan yang pada akhirnya akan menentukan keberhasilan atau kegagalan Anda.

Dengan memahami konsep dasar bauran pemasaran dan perluasannya, Anda pasti akan mencapai kesuksesan finansial untuk bisnis Anda sendiri atau mungkin membantu kesuksesan bisnis di tempat Anda bekerja.

Tujuan utama bisnis adalah menghasilkan laba dan ini adalah cara yang terbukti ampuh untuk mencapai tujuan ini. Dan lebih baik lagi jika Anda menggunakan software pencatatan transaksi dan akuntansi yang tepat. Anda bisa menggunakan Accurate online. Accurate online adalah software akuntansi berbasis yang cloud yang sudah sesuai standar Akuntansi Indonesia dan sudah digunakan berbagai perusahaan, sudah terbukti dan teruji. Tidak hanya itu Accurate online juga bisa Anda integrasikan dengan toko online di indonesia, seperti bukalapak, tokopedia dan shopee.  Jadi tunggu apa lagi, Anda bisa mencoba demo Accurate lain melalui link ini

Baca Juga :