12 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Ilmu Ekonomi

Sekilas Tentang Ilmu Ekonomi

Ilmu ekonomi mempengaruhi semua bagian kehidupan kita sehari-hari. Untuk menambah pengetahuan Anda tentang hal tersebut, Anda harus mengetahui setidaknya beberapa konsep ilmu ekonomi paling mendasar. Hal ini akan membantu Anda memahami bagaimana peranan ekonomi bekerja dan memungkinkan Anda mengambil keputusan yang tepat bagi diri Anda dan orang di sekitar Anda

Memang, tidak semua orang memiliki kesempatan atau keinginan untuk menjadi ahli dalam ilmu ekonomi, bahkan masih banyak yang menilai ilmu ekonomi adalah hal yang rumit dan menyebalkan. Namun jangan khawatir, kami telah membuat infografis yang menerangkan 12 hal tentang ilmu ekonomi yang bisa Anda pahami secatra sederhana. Berikut adalah daftarnya:

ilmu ekonomi : mikro vs makro
ilmu ekonomi : mikro vs makro

1. Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro

Ekonomi Makro atau Makroekonomi adalah studi tentang ilmu ekonomi secara keseluruhan. Hal ini berfokus pada jumlah dan data agregat untuk seluruh negara di dunia (atau dalam satu negara secara keseluruhan). Dengan demikian, hal ini memberikan perspektif yang luas. Ekonomi Mikro atau Mikroekonomi di sisi lain adalah studi tentang unit ekonomi kecil. Ini meneliti individu dan pengambilan keputusan mereka dari perspektif yang lebih kecil. Meskipun kedua cabang ini mencakup bidang ekonomi yang berbeda untuk berbagai hal, namun sebenarnya 2 ilmu ekonomi ini sangat terkait satu sama lain.

ilmu ekonomi: 2 biaya peluang

2. Opportunity Costs (Biaya Peluang)

Orang-orang selalu  dihadapkan dalam situasi dimana seseorang harus membuat keputusan terhadap dua hal atau lebih, mengorbankan/kehilangan suatu aspek dengan alasan tertentu untuk memperoleh aspek lain dengan kualitas yang berbeda sebagai pilihan yang diambil. Dalam ilmu ekonomi mereka diharuskan membuat pilihan misalmya, karena sumber daya yang langka. Akibatnya, mereka tidak dapat memperoleh semua yang mereka inginkan, jadi mereka harus memilih hal-hal penting lain yang menjadi prioritas. Opportunity Costs menggambarkan nilai alternatif terbaik yang bisa diambil selama proses bisnis berlangsung untuk mendapatkan hal yang menjadi proritas.

ilmu ekonomi: 2 biaya peluang
ilmu ekonomi ; 3. pasokan dan permintaan
ilmu ekonomi ; 3. pasokan dan permintaan

3. Supply and Demand (Pasokan dan Permintaan)

Harga barang atau jasa ditentukan oleh persediaan dan permintaannya. Dalam banyak kasus, peningkatan permintaan menghasilkan kenaikan harga. Sementara itu peningkatan pasokan, menghasilkan penurunan harga. Dalam jangka panjang, pasar akam mencapai keseimbangan harga di mana persediaan adalah sama dengan seluruh permintaan yang ada di pasar.

4. Comparative Advantage (Keunggulan Komparatif)

Pertama kali dikemukakan oleh David Ricardo. Ia menjelaskan bahwa jika negara memiliki kemampuan untuk menghasilkan barang atau jasa dengan biaya peluang atau Opportunity Costs yang lebih rendah daripada negara lain, maka negara tersebut dikatakan memiliki keunggulan komparatif. Dengan adanya keunggulan komparatif, semua negara dapat mengambil manfaat dari kerja sama atas perdagangan yang terjadi jika mereka mengkhususkan diri dalam memproduksi dan mengekspor barang dan jasa yang dapat mereka hasilkan dengan lebih efisien daripada yang lain.

Misalnya : Negara A memiliki tambang gas bumi yang melimpah, dan dan negara B memiliki kebun kelapa sawit yang luas. A mampu menghasilkan gas bumi untuk industri dengan baik secara efisien dan murah yang tidak mampu dilakukan B, sedangkan B mampu menghasilkan minyak sawit dengan efisien dan murah yang tidak bisa dihaslkan oleh pihak A. Dengan demikian, pihak A memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi gas bumi dan pihak B memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi minyak sawit. Perdagangan akan saling menguntungkan jika kedua pihak bersedia bertukar gas bumi dan minyak sawit.

5.  Mengurangi Marginal Utilty

Marginal utility adalah sebuah konsep tentang tingkat kepuasan seorang dalam konsumsi suatu barang. Dalam banyak kasus, kepuasan yang didapatkan orang dari mengkonsumsi barang atau jasa tertentu menurun dengan meningkatnya pasokan barang. Pada titik tertentu, konsumen yang mengkonsumsi atau menggunakan produk  tambahan bahkan akam berdampak negatif dan sama sekali tidak menguntungkan untuk kelangsungan bisnis. Konsep ini sering digunakan oleh perusahaan untuk menetapkan harga

6. Pertumbuhan Ekonomi dan PDB

Pertumbuhan ekonomi diperlukan untuk memenuhi keinginan setiap orang dengan standar kehidupan yang terus meningkat. Hal ini berhubungan, dengan pemerataan kesejahteraan di suatau negara dan menghasilkan teknologi baru. Parameter pegukurannya dengan perubahan dalam PDB, yaitu nilai total semua barang dan jasa akhir yang dihasilkan dalam satu periode ekonomi selama waktu tertentu.

ilmu ekonomi ke 7

7. Eksternalitas

Eksternalitas adalah konsekuensi positif atau negatif dari kegiatan ekonomi yang dialami oleh pihak ketiga yang tidak terkait dengan kelangsungan bisnis. Mereka dapat muncul baik pada produksi atau di sisi konsumsi. Contoh eksternalitas yaitu pencemaran udara yang mengganggu kesehatan dan lingkungan dan semua itu harus ditanggung oleh masyarakat sendiri. Contoh eksternalitas yang positif yaitu individu yang alergi terhadap imunisasi diuntungkan oleh masyarakat yang telah diimunisasi karena penyebaran penyakit tidak sampai ke individu tersebut. Kredit karbon adalah salah satu mekanisme pembayaran atau mengambil keuntungan dari faktor eksternalitas.

Jika eksternalitas telah jelas terlihat, maka pelaku aktivitas ekonomi dapat diberikan pilihan atau diwajibkan untuk membayar dampak tersebut atau mengklaim keuntungan yang telah diberikannya melalui undang-undang yang berlaku. Atau pelaku aktivitas ekonomi dapat mengubah produk atau metode produksinya untuk meminimalisir dampak negatif eksternal.

8. Inflasi dan Deflasi

Sebagian besar ekonomi suatu negara pasti akan mengalami tingkat inflasi yang moderat. Dalam artikel ini sudah kami terangkan tentang inflasi secara jelas. Intinya, inflasi adalah tingkat harga keseluruhan meningkat, bersamaan dengan penurunan daya beli. Deflasi adalah sisi lain dari inflasi. Hal ini menggambarkan penurunan tingkat harga keseluruhan, yaitu peningkatan daya beli. Dalam ilmu ekonomi, kedua hal ini adalah yang sering dibahas secara mendalam, karena berhubungan dengan kelangsungan hidup masyarakat luas.

ilmu ekonomi ke 9

9. Suku Bunga

Setiap kali bank meminjamkan uang kepada seseorang, bank akan mengenakan bunga sebagai imbalannya. Suku bunga adalah nilai, tingkat, harga atau keuntungan yang diberikan kepada investor dari penggunaan dana investasi atas dasar perhitungan nilai ekonomis dalam periode waktu tertentu. Tingkat suku bunga Bank digunakan untuk mengontrol perekonomian suatu negara.. Suku bunga menentukan berapa banyak orang (atau lembaga) yang harus membayar untuk mendapatkan pinjaman. Oleh karena itu, hal ini memiliki dampak yang signifikan terhadap semua transaksi moneter.

10. Kebijakan Fiskal

Dalam artikel ini kita sudah membahas tentang kebijakan fiskal secara terperinci. dalam ilmu ekonomi, kebijakan fiskal adalah satu cara bagi pemerintah untuk memantau dan mempengaruhi ekonomi suatu negara adalah dengan menyesuaikan pengeluaran dan tarif pajaknya. Konsep kebijakan fiskal menyatakan bahwa peningkatan belanja pemerintah dan tingkat pajak yang lebih rendah akan merangsang kegiatan ekonomi, sedangkan penurunan pengeluaran pemerintah dan tarif pajak yang lebih tinggi akan mengurangi kecepatan pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian kebijakan fiskal dapat digunakan sebagai sarana untuk memuluskan fluktuasi ekonomi.

ilmu ekonomi 11

11. Kebijakan Moneter

Bank sentral dapat mempengaruhi ekonomi suatu negara dengan menyesuaikan pasokan uang. Mereka melakukan ini dengan membeli atau menjual obligasi milik pemerintah atau dengan memodifikasi tingkat bunga. Kebijakan moneter ekspansif akan mendorong aktivitas dan pertumbuhan ekonomi, untuk pengertian kebijakan moneter yang lebih mendalam bisa Anda baca dalam artikel ini.

ilmu ekonomi 12

12. Siklus Bisnis

Perekonomian pada umumnya mengalami periode ekspansi dan kontraksi yang bergantian dalam aktivitas ekonomi. Dalam ilmu ekonomi, siklus bisnis dimulai dengan fase “boom”, diikuti oleh resesi. Setelah palung tercapai, ekonomi pulih dan meluas lagi hingga mencapai puncak berikutnya dan  memulai siklus bisnis berikutnya.

ilmu ekonomi 12

12 hal dalam ilmu ekonomi diatas adalah beberapa konsep mendasar yang sering ada dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya, Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempunyai lingkup yang luas untuk Anda pelajari. Secara langsung atau tidak langsung hal-hal tersebut juga bisa Anda terapkan untuk bisnis Anda.

Untuk kemajuan bisnis, tentunya Anda harus mempelajari hal yang tepat dan menggunakan alat yang tepat, misalnya adalah penggunaan pencatatan keuangan atau akuntansi. Dengan software akuntansi yang sudah teruji dan mudah dioperasikan akan membuat pemantauan bisnis Anda sangat mudah. Gunakanlah Accurate Online, software akuntansi berbasis cloud yang sudah dipercaya mulai dari instansi pelatihan dan pendidikan, UKM dan juga perusahaan multinasional. Sesuai namanya, Accurate online ini berbasis cloud yang sangat mudah cara pengoperasiannya dan bisa digunakan kapan saja dan di mana saja. Tanpa perlu install dan  tidak hanya tersedia untuk personal komputer saja, Anda juga bisa mengaksesnya melalui smartphone untuk memudahkan kelangsungan bisnis  Anda. Jadi tunggu apalagi? Anda bisa mencoba demo Accurate Online melalui link ini