5 Tips Bisnis Pulsa dan Kuota Internet Tanpa Rugi

Sejak internet mulai dikenal dan berkembang di Indonesia, bisnis pulsa dan kuota internet merupakan salah satu bisnis yang tidak pernah sepi peminat. Terlebih sejak memasuki era smartphone yang akan lebih membutuhkan pulsa dan kuota internet agar bisa selalu online dan update terhadap masalah dan kebutuhan di sekitar kita. Bisnis seperti ini juga umumnya bisa dimulai dengan modal yang tidak terlalu besar, hingga siapa saja bisa menjalankan bisnis ini. Meskipun begitu, agar terhindar dari rugi, bisnis ini memiliki beberapa tips khusus.

Tips Bisnis Pulsa dan Kuota Internet Tanpa Rugi

Meski termasuk bisnis skala kecil, bisnis pulsa dan kuota internet seperti ini ternyata bisa juga mengalami kerugian. Salah satu penyebabnya adalah masalah manajemen pembukuan yang dibuat dengan kurang rapi. Maka dari itu, berikut akan dijelaskan beberapa tips bisnis pulsa dan kuota internet anti rugi:

Kriteria Distributor

Dalam memulai bisnis ini, Anda harus memahami terlebih dulu kriteria distributor atau agen pulsa yang terpercaya. Sebaiknya pilih distributor yang bisa dipercaya, murah serta fast response agar proses pengiriman pulsa ke pelanggan menjadi lebih cepat dan minim kendala.

Harga yang Bersaing

Dalam membuat bisnis pulsa dan kuota internet seperti ini, ada etika khusus yaitu hindari untuk mengambil untung yang terlalu tinggi. Sebaiknya, sesuaikan harga dengan para pesaing Anda, agar pelanggan tetap berminat untuk membeli pulsa pada tempat Anda. Pastikan memasang harga yang sesuai standar, namun tetap memiliki laba.

Memisahkan Keuangan Pribadi dan Bisnis

Bisnis yang mungkin sudah Anda jalankan akan memberikan keuntungan pada Anda. Saat itulah, Anda harus memisahkan keuangan untuk bisnis ini dengan keuangan pribadi. Agar keuangan lebih teratur, maka siapkan post keuangan yang berbeda, untuk pribadi maupun bisnis. Hindari untuk mencampurkan Antara uang pribadi dan uang hasil penjualan pulsa.

Membatasi Tingginya Nominal Pulsa

Untuk bisnis pulsa dan kuota internet ini, jika Anda meninggikan nominal pulsa yang dijual, maka semakin sedikit keuntungan yang didapat. Misalnya, Anda hanya menjual pulsa nominal Rp. 100.000, maka dijual ke pelanggan Rp. 102.000 dan mendapat keuntungan hanya Rp. 2000. Jika yang membeli pulsa jarang, maka keuntungan yang didapat akan kecil, bukan? Sebaiknya sediakan nominal pulsa yang umumnya dipilih masyarakat untuk kebutuhan pulsa dan internet mereka.

Tidak Terima Hutang

Hal yang sering membuat suatu bisnis menjadi rugi, termasuk bisnis pulsa adalah jika menerima hutang. Dengan adanya hutang, akan sulit bagi kita untuk menentukan keuntungan. Hindari membiarkan pelanggan untuk berhutang pulsa dan kuota internet. Jika memang dalam kondisi mendesak, pastikan hutang hanya diberikan pada keluarga atau teman dekat.

Meskipun bisnis pulsa dan kuota internet merupakan bisnis kecil, pastikan Anda memiliki manajemen pembukuan yang rapi dan mudah dimengerti. Catat setiap riwayat transaksi masuk dan keluar, dan pastikan Anda memiliki rekapan atas transaksi bisnis pulsa yang Anda jalankan.

Gunakan Aplikasi Pembukuan

Dalam sebuah bisnis, pembukuan itu penting, tidak terkecuali dengan bisnis pulsa ini. Anda bisa menggunakan software pembukuan terbaik untuk pengelolaan laporan keuangan dan manajemen laba yang lebih baik. Dengan begitu Anda bisa melakukan perencanaan dan pengembangan bisnis Anda.

Anda bisa menggunakan Accurate Online sebagai software pembukuan bisnis Anda. Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang sudah banyak dipakai oleh lebih daro 300 ribu user dalam entitas bisnis berbeda, mulai dari UKM sampai perusahaan multinasional. Masih ragu dengan Accurate Online? Anda bisa mencoba Accurate Online gratis selama 30 hari melalui link ini.