Ini Dia 5 Target Pasar untuk Bisnis Kuliner Laris Manis

Dalam menjalankan bisnis, kita harus mengetahui siapa target pasar dari bisnis kita, agar bisnis bisa berjalan dalam jangka waktu yang lama. Begitu juga dalam bisnis kuliner, meski potensinya besar, tetap kita harus mengetahui target pasarnya dengan tepat. Melakukan kesalahan dalam menentukan target pasar, maka akan berimbas pada bisnis yang kurang diminati dan bangkrut.

Perlu Anda ketahui bahwa setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda, tidak mungkin kita mengharapkan semuanya bisa sama. Namun, kita bisa focus pada 5 – 10 persen orang saja, yang menjadi target pasar kita.

Target Pasar Bisnis Kuliner

Sebelum Anda mulai menggarap bisnis kuliner yang mungkin sudah direncanakan, sebaiknya Anda perhatikan target market terlebih dulu. Dilansir dari lyceum.id, berikut 5 target market bisnis kuliner:

Gen Y (Generasi Y)

Sebutan gen y adalah untuk kaum millennial yang kebanyakan lahir di tahun 1980 hingga 2000. Umumnya, rata-rata orang gen y ini belum memiliki penghasilan yang besar dan kebanyakan bekerja paruh waktu. Terkait dengan makanan, gen y kebanyakan lebih memilih makanan dengan harga rendah namun layanan maksimal. Kupon makan dan diskon sangat mereka nantikan. Mereka juga suka memesan makanan secara online.

Gen X (Generasi X)

Sementara itu, generasi x adalah orang-orang yang lahir di tahun 1965 hingga 1979. Kebanyakan dari mereka sudah mapan dan memiliki kondisi financial yang baik. Dalam hal makanan atau kuliner, gen x lebih suka dengan restoran yang menawarkan program all you can eat dengan tawaran suasana makan yang nyaman dan focus pada nilai tambah.

Kategori di Luar Usia

Target pasar berikutnya adalah kategori target usia, dimana kebanyakan adalah para professional yang sering menghabiskan waktu dengan makan bersama klien mereka. Target pasar ini suka dengan pelayanan yang cepat serta lokasi restoran atau penjual kuliner yang dekat dengan kawasan kota atau bisnis.

Baby Boomer

Target pasar dengan kategori baby boomer, umumnya lahir di tahun 1946 hingga 1964. Kebanyakan merupakan para professional kaya yang mampu pergi ke restoran kelas atas sekalipun. Mereka mungkin sudah menjadi kakek dan nenek, sehingga suka dengan suasan restoran yang nyaman dan bersifat kekeluargaan.

Empty Nesters

Target pasar yang terakhir adalah kategori empty nesters, dimana mereka kebanyakan berada di usia 50-an tahun hingga 64 tahun. Umumnya, mereka sudah hidup sendiri dan terpisah dari anak-anak. Keuangan mereka juga sudah baik, sehingga mereka akan suka untuk mengunjungi restoran kelas atas. Mereka tidak mempermasalahkan harga, tapi target pasar ini lebih focus pada pelayanan yang baik dan makanan yang enak.

Meski terdapat beberapa kategori target pasar untuk bisnis kuliner seperti yang dipaparkan di atas, namun promosi yang Anda lakukan untuk bisnis kuliner juga bisa menjadi faktor suksesnya bisnis kuliner Anda. Dengan mengetahui target pasar untuk bisnis kuliner Anda, maka promosi yang dilakukan juga bisa lebih optimal.

Tidak hanya itu, pengelolalaan keuangan bisnis yang benar bisa menjadi salah satu faktor suksesnya bisnis kuliner Anda. Anda bisa menggunakan Accurate Online sebagai software akuntansi untuk pengelolaan keuangan bisnis Anda. Gunakan Accurate Online sekarang dan rasakan perencanaan bisnis yang lebih matang dengan pengontrolan keuangan yang lebih mudah.

Anda bisa mencoba Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui link ini.