Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral yang Wajib Diketahui

Istilah uang kartal dan uang giral mungkin lebih sering kita pelajari saat di bangku sekolah. Meski begitu, di dunia perekonomian dan bisnis, sangat penting mengetahui tentang dua jenis uang ini, serta perbedaanya. Uang merupakan alat pembayaran yang berperan penting dalam kehidupan ekonomi setiap warga Negara. Lalu apa istimewanya uang kartal dan uang giral? Akan kita bahas pada artikel ini.

Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral yang Wajib Diketahui

Uang Kartal memiliki arti sebagai bentuk mata uang yang sangat sering kita jumpai dalam keseharian. Bentuk uang kartal ini ada dua, yaitu uang kertas dan uang logam. Uang kartal merupakan alat pembayaran yang sah dan wajib diterima masyrakata (sesuai UU Bank sentral no.13 tahun 1968). Bank Indonesia adalah pihak yang berwenang mencetak uang kartal ini. Nominal uang kartal terbesar di NKRI adalah uang kertas pecahan Rp. 100.000 dan nominal terkecil adalah uang logam pecahan 1.000.

Uang Kartal dari Segi Kepraktisan

Uang kartal yang bentuknya uang logam dan kertas ini tentu dinilai praktis.  Bentuk dan beratnya juga ringan dan tidak merepotkan orang yang membawanya. Uang kartal juga lebih mudah untuk dibelanjakan, dibandingkan uang giral.

Uang Kartal dari Segi Keamanan

Uang kartal lebih mudah disimpan atau ditabungkan. Saat uang kartal kita hilang, kita bisa membuat laporan pada pihak keamanan yang berwenang. Namun, kemungkinan uang itu kembali sangat kecil karena tidak terdapat identitas kita, sehingga mudah dibelanjakan orang lain dan berpindah tangan pada orang lain.

Uang Giral dari Segi Kepraktisan

Pengertian uang giral adalah bukti tagihan pada lembaga keuangan (bank) umum yang digunakan sewaktu-waktu sebagai alat pembayaran pribadi maupun perusahaan. Uang giral hadir dalam bentuk giro, cek, bilyet, surat saham dan lain sebagainya. Uang giral tentunya sah secara ekonomi, namun tidak sah secara hukum. Tidak semua masyrakat bisa memiliki uang giral, seperti hal nya uang kartal. Uang giral umumnya hanya dimiliki kalangan tertentu.

Uang Giral dari Segi Keamanan

Uang giral umumnya mencantumkan identitas pemiliknya, sehingga jika uang giral ini hilang, maka mudah ditelusuri. Jika ternyata pemilik kehilangan uang giralnya, maka bisa dilaporkan ke bank, agar dilakukan pemblokiran, dan terhindar dari penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kesimpulan

Dari pemaparan diatas, bisa disimpulkan bahwa uang kartal dan uang giral memiliki keunggulan dan kelemahanya masing-masing. Meski begitu, keduanya merupakan alat pembayaran dalam transaksi keuangan baik secara pribadi maupun uang kartal dan uang giral untuk keperluan bisnis.

Pastikan pengelolaan keuangan bisnis Anda dilakukan secara maksimal dan benar dengan menggunakan software akuntansi terbaik seperti Accurate Online. Accurate Online adalah software akuntansi yang sudah banyak digunakan berbagai jenis bisnis untuk kegiatan akuntansi juga perencanaan keuangan bisnis.

Tunggu apalagi? Anda bisa mencoba segala fitur Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui link ini.