Perbedaan antara Laporan Keuangan dan Laporan Manajemen

Untuk memahami tentang seluk beluk akuntansi tentu harus memahami perbedaan antara pelaporan keuangan dan laporan manajemen terlebih dahulu. Sebagian besar pemilik perusahaan atau pebisnis tentu mengenal laporan keuangan yang diterima setiap bulan.

Namun, pemahaman tentang laporan manajemen dan manfaat yang bisa didapatkan dari jenis laporan ini masih belum dipahami oleh para pebisnis atau pemilik perusahaan. Perbedaan antara laporan keuangan dan laporan manajemen dari segi pengertian dan manfaat sebagai berikut.

1.  Pengertian Laporan Keuangan dan Laporan Manajemen

a.  Pengertian Laporan Keuangan

Laporan keuangan ialah susunan data keuangan yang berasal dari segala jenis transaksi baik pemasukan maupun pengeluaran dalam periode tertentu. Setiap perusahaan mempunyai periode pembuatan laporan keuangan yang berbeda-beda antara lain mingguan, bulanan, 3 bulan sekali, hingga setahun sekali.

Data yang dicantumkan pada laporan keuangan meliputi catatan transaksi pengeluaran, catatan transaksi pemasukan atau pendapatan, pernyataan (statement) dari cash flow, balance sheet, dan total profit atau keuntungan dan kerugian.

Pada dasarnya, tujuan laporan keuangan adalah menunjukkan kondisi keuangan sebuah perusahaan pada periode tertentu sehingga performa sebuah perusahaan bisa diketahui. Setiap perusahaan wajib membuat laporan keuangan untuk kebutuhan internal maupun eksternal seperti pengajuan pinjaman.

Bagi pemula bisnis sangat penting untuk mengetahui cara membuat pembukuan keuangan sederhana dan cara memahami atau interpretasi laporan keuangan.

b.  Pengertian Laporan Manajemen

Laporan manajemen dapat memberikan pemahaman secara mendalam tentang kondisi spesifik perusahaan tersebut. Laporan manajemen bisa memberikan informasi secara lebih spesifik dalam bentuk data keuntungan dan kerugian yang berasal dari setiap departemen, tim atau kelompok kerja, serta jenis proyek; data pencapaian (realization rate); dan data penggunaan (utilization rate).

Laporan ini lebih bermanfaat bagi para pimpinan yang ingin mengetahui secara spesifik tentang kondisi dan performa setiap departemen dalam kurun waktu tertentu. Bila perusahaan mengalami kerugian, dengan adanya laporan manajemen akan jauh lebih mudah untuk melacak dan menemukan sumber kerugian.

2.  Manfaat Laporan Keuangan dan Laporan Manajemen

a.  Manfaat Laporan Keuangan

Secara umum, manfaat yang dapat diperoleh dari kedua laporan keuangan adalah memberikan informasi tentang kondisi keuangan secara umum seperti cash flow berjalan dengan lancar atau tidak, jumlah profit yang diperoleh sesuai dengan data yang ada dan target perusahaan.

Laporan keuangan bermanfaat untuk mengontrol kegiatan operasional jika dirasa ada pemborosan saat pemakaian sumber daya perusahaan sehingga laba atau pemasukan perusahaan tidak sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh pihak manajemen.

b.  Manfaat Laporan Manajemen

Laporan manajemen bersifat lebih spesifik yang bisa dipergunakan untuk melakukan analisis secara lebih mendalam. Laporan manajemen juga bisa mengindikasikan adanya masalah pada salah satu tim, departemen, atau proyek sehingga pihak pimpinan atau manajemen perusahaan bisa segera membuat kebijakan atau keputusan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secepatnya.

Laporan manajemen adalah sebuah bukti nyata yang dapat dipergunakan dalam pengambilan keputusan bisnis. Pihak manajemen lebih membutuhkan laporan ini daripada laporan keuangan yang lebih bersifat kuantitatif. Penyusunan atau pembuatan laporan manajemen memang didasarkan pada laporan keuangan (data kuantitatif) sehingga realisasi kebijakan bisa dilakukan.

Setelah memahami tentang pengertian dan manfaat dari laporan keuangan dan laporan manajemen tentu sudah lebih mengenal perbedaannya. Para pemula di bidang akuntansi tidak akan lagi bertanya-tanya atau bingung tentang laporan keuangan dan laporan manajemen sehingga tidak lagi menganggap keduanya sama. Itulah salah satu hal mendasar tentang akuntansi yang harus diketahui agar lebih mudah untuk memahami tentang akuntansi secara lebih mendalam.