Bagaimana meningkatkan produktifitas perusahaan? Ada banyak jalan, salah satunya adalah dengan meningkatkan komunikasi internal antar pegawai dan atasan. Jikalau komunikasi antar pegawai dengan atasan berjalan dengan baik, maka setiap individu didalam perusahaan akan merasa “at home”, sehingga pegawai berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada perusahaan.
Bagaimana cara meningkatakan komunikasi internal?
Pada 192
6, Marston menerbitkan penemuannya dalam sebuah buku terkenal yang berjudul The Emotions of Normal People. Intinya adalah : setiap pegawai memiliki tipe karakter yang unik. Dalam konteks ini, terdapat empat model kepribadian yang lazim dikenal sebagai DISC yakni :
1. Dominance
2. Influence
3. Steadiness
4. Compliance
Banyak perusahaan besar yang sudah menggunakan DISC seperti Chevron, Triputra Group dll. Mengenal lebih dalam keempat model ini tentunya akan membantu perusahaan agar lebih efektif ketika membangun relasi dengan pegawai. Misalnya tipe pegawai:
1. Dominance Style
Pegawai yang masuk dalam model ini adalah mereka yang :
• suka mengendalikan lingkungan mereka
• senang menggerakkan teman-teman mereka
• to-the-point, tidak bertele-tele
• senang mengambil peran penting
• pembuat keputusan, problem solver, dan melaksanakan berbagai hal
• cenderung menyukai posisi sebagai leader. Meskipun demikian, ketika menjadi leader, mereka cenderung akan menjadi ketua yang otoriter, demanding, dan kurang memiliki kesabaran serta empati pada anggota.
2. Influence Style
• Pegawai dengan model ini adalah mereka yang suka bergaul, ekstrovert, dan senang berada pada lingkaran pertemanan yang luas. Mereka benar-benar menikmati berada bersama teman-temannya.
• Mereka tidak suka menyelesaikan sesuatu atau bekerja sendirian (single fighter). Sebaliknya, mereka lebih suka berhubungan, belajar dan bekerja dengan teman-temannya daripada sendirian.
Kekurangan dan Kelebihan Influence Style
• Pegawai dengan model ini juga memiliki empati yang tinggi terhadap temannya, dan mudah melibatkan perasaan ketika menjalankan aktivitasnya.
• Mereka pada dasarnya orang yang penuh optimisme, antusias, dan cenderung memiliki sifat dasar yang riang.
• mereka bukan orang tepat ketika harus mengerjakan tugas-tugas yang menuntut ketelitian tinggi seperti akuntansi dan matematika/fisika
• Pada sisi lain, mereka dapat menjadi ”best promotor” untuk gagasan-gagasan baru.
3. Steadiness Style
• cenderung introvert, reserve, dan quiet.
• melakukan sesuatu secara sistematis, teratur dan bertahap.
• menyukai sesuatu yang berjalan dengan konsisten, dapat diprediksi dan lingkungan belajar yang stabil dan harmonis
• Pegawai dalam model ini juga tergolong pribadi yang sabar, dapat diandalkan dan cenderung memiliki loyalitas yang tinggi.
4. Compliance Style
• Pegawai dalam kategori ini termasuk pribadi yang menekankan akurasi dan ketelitian
• menyukai sesuatu yang direncanakan dengan matang dan bersifat menyeluruh
• suka dengan pelajaran yang mengacu pada rumus dan cara pengerjaan yang baku
• pemikir yang kritis dan suka melakukan analisis untuk memastikan akurasi
• karena cenderung terfokus pada keteraturan, mereka skeptis terhadap gagasan-gagasan baru yang radikal. Mereka juga agak enggan menerima proses perubahan yang mendadak
• Ketika mereka termotivasi secara negative, mereka akan menjadi sinis atau sangat kritis
Kata Sun-Zu, kenali dirimu…
Bagaimana mengetahui tipe diri saya sendiri ?
Bagaimana cara menghadapi tipe Dominance, Influence, Steadiness atau Compliance ?
Bagaimana meng-empower pegawai-pegawai ini ?
Memang anda bisa mengikuti test dan seminar DISC, namun biasanya mahal dan memakan waktu yang lama.
Namun kali ini ada solusinya, sudah ada mini workshop 4 jam yang sanggup menjawab masalah anda dengan lebih ekonomis dan efektif.
Informasinya bisa dilihat di: www.konsultasibisnis.com
Untuk pengguna Accurate, diberikan diskon special …Call us: 0819-0830-9519
Facilitator:
Daniel H.S Ir.MM.MBA
Daniel adalah Corporate Consultant di beberapa perusahaan lokal dan international yang memfokuskan diri pada bidang Leadership di Bisnis, ScoreCard dan Business Research. Perusahaan yang pernah merasakan sentuhannya adalah: kursus bahasa Inggris terbesar di Jakarta, perusahaan penerbangan terbesar di tanah air, perusahaan minyak 10 besar di dunia, konglomerat terbesar di Timur Tengah, perusahaan software accounting terbesar di Indonesia dan lainnya.
Daniel juga aktif memberikan pelatihan kepada berbagai perusahaan di aneka industri serta telah membantu banyak perusahaan dalam implementasi Scorecard di berbagai industri. Ia juga pengajar senior di beberapa program Pasca Sarjana seperti University Western Australia, Monash dan London School. Saat ini beliau juga dipercaya membantu majalah bisnis terbesar di Indonesia (SWA) untuk memberikan konsultasi manajemen kepada para pebisnis Indonesia. Anda tinggil meng-klik swa.co.id, lalu klik : kolom KONSULTASI – MANAJEMEN untuk bertemu dengan beliau secara virtual.